Career
10 Kalimat untuk Mengundang Respon Positif Saat Rapat Virtual

9 Sep 2020


Foto: Pexels
 

Pandemi membuat kita lebih banyak bekerja di rumah. Rapat, seminar, workshop, dan sebagainya dilakukan secara virtual.

Mungkin ini sebuah tantangan pada awalnya. Akan tetapi, kita mulai terbiasa seiring waktu. Tantangan justru pada akhirnya menimbulkan kesempatan.

Dalam hal ini Anda berkesempatan untuk melatih diri membuat orang lain lebih menyukai Anda, lebih mendengarkan Anda, dan lebih mendukung kesuksesan Anda.

Karena komunikasi lebih banyak dilakukan melalui Zoom Meeting, Google Meet, dan sebagainya, mengatakan sesuatu yang baik justru menjadi jauh lebih mudah.

Mengapa? Anda bisa membuat catatan kecil di sisi layar komputer untuk mengingatkan diri-sendiri agar melontarkan kalimat tertentu yang bisa menuai respon positif dari orang lain.

Inilah 10 kalimat yang dapat Anda katakan saat berkomunikasi secara virtual guna mendapatkan reaksi yang baik dari kolega :

1. “Izinkan saya mendahului”
Ini adalah kalimat untuk memulai pembicaraan. Kalimat ini menunjukkan kejujuran dan mengisyaratkan Anda tak mau membuang waktu orang lain.

2. “Ceritakan lebih banyak”
Kalimat tersebut merupakan reaksi yang paling terbuka, hangat, tak menghakimi dalam konteks video call profesional. Semua orang ingin mendengar bahwa orang lain tertarik dengan apa yang mereka ceritakan.

3. “Bagaimana pendapat Anda?”
Gunakan kalimat tersebut supaya orang lain menyadari bahwa pendapat mereka berarti bagi Anda. Ungkapkan pertanyaan ini, maka kharisma Anda akan meningkat.

4. “Bagaimana saya bisa membantu Anda?”
Kebanyakan orang akan sangat senang pada seseorang yang memberi bantuan secara tulus. Kalimat ini lebih terdengar jujur daripada ungkapan, “Katakan saja jika Anda perlu bantuan.”

5. “Tolong/terima kasih”
Katakan ini untuk menunjukkan kesopanan dan reaksi positif. Agar tidak lupa mengatakannya, tulislah kata tersebut di secarik kertas dan tempelkan di sisi layar komputer.
 
6. “Terima kasih kembali”
Kalimat tersebut menandakan persetujuan bahwa Anda telah melakukan suatu hal yang layak diganjar ucapan terima kasih. Sebaliknya, kalimat ini isyaratkan bahwa orang tersebut layak mendapat bantuan Anda.

7. “Maaf, saya memotong Anda”
Sebagian orang cendrung mendominasi percakapan. Jika Anda termasuk orang yang seperti itu, cobalah untuk lebih banyak mendengar agar bisa belajar lebih banyak dari orang lain. Caranya, katakan kalimat di atas dan segera hentikan pembicaraan Anda.

8. “Saya sadar Anda melakukan___dengan sangat baik”
Temukan sisi baik dari lawan bicara Anda dan katakan dengan jujur. Awali dengan “saya menyadari bahwa Anda….” untuk menegaskan bahwa kesimpulan Anda tidaklah main-main.

9. “Saya berpikir bagaimana kita bisa menyelesaikan masalah ini”
Pemimpin sejati adalah seseorang yang dapat mengelola sebuah tim yang saling berkomitmen dalam menyelesaikan masalah. Kalimat di atas menggunakan kata “kita” dan “menyelesaikan”. Sehingga tak terkesan mengeluh dan berjarak.

10. “Biar saya cari jalan keluarnya”
Kalimat ini tak hanya menunjukkan keinginan untuk membantu, akan tetapi Anda juga terlihat berusaha mencari solusi dengan cara Anda.

Perlu diingat, kalimat-kalimat di atas tak hanya untuk dituliskan di sisi layar komputer sebagai pengingat, namun harus dibiasakan untuk diucapkan.(f)
 


BACA JUGA:
Generasi Z, Angkatan Kerja Masa Depan yang Suka Interaksi Tatap Muka dan Berjiwa Entrepreneur
Memasuki Era New Normal, Ini 7 Adaptasi Skill yang Perlu Dilakukan Praktisi PR
Begini Sikap Bos Yang Diharapkan Saat WFH

 

 


Topic

#WFH, #newnormal, #corona

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?