Family
Manfaat Menulis dengan Tangan Membantu Anak Memahami Lebih Dalam Pelajaran di Masa Sekolah dari Rumah

2 Oct 2020


Foto: Pixabay


Proses pembelajaran jarak jauh yang telah berlangsung selama tujuh bulan di masa pandemi COVID 19 ini, tak dipungkiri menuntut para siswa untuk cepat terkoneksi dan beradaptasi dengan dunia digital. Begitu pula dengan guru dan orang tua. Norma baru ini tentu saja berdampak pada pola menimba ilmu di masa pandemi. Tak terhindarkan, anak-anak menghabiskan waktu lebih banyak di depan layar. Mereka membaca dari layar, mencatat di laptop, komputer, smartphone, hingga bersosialisasi lewat dunia maya. 

Apakah ini hal yang baik? Tentu saja teknologi menjadi hal terpenting dalam melanjutkan pembelajaran selama kita masih harus di rumah saja. Namun, menggantungkan semuanya pada gadget juga bisa berdampak buruk pada anak. Salah satu penelitian menyebutkan bahwa mencatat dengan menggunakan gadget dapat mengalihkan perhatian sehingga dianggap kurang efektif dalam belajar. 

Penggunaan gadget untuk mencatat dianggap menghasilkan pemrosesan yang lebih dangkal dibandingkan mencatat dengan tulisan tangan. Karena mencatat dengan menggunakan tulisan tangan melibatkan keterlibatan kognitif dalam meringkas, memparafrasekan, mengatur, memetakan konsep dan kosakata sehingga mengubah informasi menjadi pemahaman yang lebih mendalam.

Menulis di buku tulis mempunyai manfaat yang besar terhadap kemajuan cara berpikir, kreativitas, motorik dan pembangunan karakter seorang anak. Mencatat dengan tulisan tangan membuat anak lebih memahami dan memaknai pelajaran dan mengingat secara mendalam.

Dengan mencatat menggunakan tulisan tangan, seorang anak dapat mengambil informasi yang paling penting dan relevan dari apa yang diterangkan. Hal ini menjadi strategi belajar yang ampuh agar anak memahami lebih dalam materi yang dipelajari. Selain itu, anak juga dapat memberi tambahan lain seperti gambar, lingkaran, garis bawah atau menambahkan informasi tambahan sehingga mempunyai unsur keterikatan personal yang lebih mendalam dan juga dapat membantu dalam memahami  dan mengingat.

Penelitian Markus Kiefer dan rekan menyebutkan bahwa tulisan tangan membutuhkan reproduksi bentuk setiap huruf yang dibuat secara hati-hati. Program motorik yang terkait dengan tulisan tangan ini memberikan jejak memori informatif tambahan dan dapat berkontribusi pada representasi bentuk huruf dan pengertian kalimat.

Penelitian tersebut juga didukung oleh percobaan yang dilakukan Pam Mueller dari Princeton University pada tahun 2014. Dalam penelitiannya, Mueller memberikan tugas kepada beberapa pelajar untuk menyaksikan Ted Talks dan mencatatnya. Hasilnya menunjukkan bahwa pelajar yang mencatat dengan tulisan tangan dapat menyimpan informasi lebih baik daripada pelajar yang mengetik dengan laptop.

Berkomitmen untuk meningkatkan kebiasaan anak Indonesia menulis, SiDU lewat gerakan Ayo Menulis Bersama SiDU memberikan dukungan kepada generasi muda untuk dapat  meningkatkan kemampuan kognitif-nya agar dapat menjawab tantangan masa depan setelah  pandemi ini berakhir. (f)


Baca Juga: 
Pandemi COVID-19 Membuat Anda Jadi Orang Tua yang Pemarah? Lakukan Ini untuk Menenangkan Diri
Cara Membuat Ruangan Belajar Anak di Rumah Lebih Kondusif
Ini Peran Orang Tua dalam Ciptakan Suasana Belajar Nyaman Bagi Anak


Faunda Liswijayanti


Topic

#covid19, #corona, #newnormal, #belajardirumah, #dirumahsaja, #pendidikananak

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?