Food Trend
Siapkan QR Code Scanner Ketika Akan Makan di Restoran

23 Jun 2020


Foto: Shutterstock

Sejak diberlakukannya masa transisi PSBB di Jakarta, beberapa bisnis restoran gaya hidup mulai menggeliat kembali. Dengan protokol kesehatan yang sudah ditentukan, restoran-restoran kembali menerima tamu untuk bersantap.

Selain mengurangi jumlah kapasitan sebesar 50%, ada beberapa langkah yang dilakukan sejumlah restoran untuk memenuhi ketentuan protokol kesehatan saat menerima tamu. Mengukur suhu tubuh para tamu yang datang sudah pasti. Selain itu, restoran menyiapkan ‘welcome kit’ yang akan diberikan saat tamu duduk di meja makan. Welcome kit ini berupa peralatan makan seperti sendok, garpu, pisau makan, dan serbet.  Semuanya dikemas dalam plastik setelah melalui proses sterilisasi.

Dalam masa pandemi ini, daftar menu yang berupa buku menjadi salah satu alat yang beresiko dapat menyebarkan virus Covid-19. Karena itu, beberapa restoran sudah mengubah daftar menunya menjadi disposable menu (menu sekali pakai).

Beberapa restoran kini juga sudah mulai menggunakan teknologi QR code sebagai pengganti buku menu. Di antaranya adalah restoran Sudestada di Menteng dan restoran Cinnamon dan Li Feng yang berlokasi di hotel Mandarin Oriental, Jakarta.  Untuk melihat menu, pengunjung dipersilakan untuk memindai QR code yang sudah disiapkan di meja atau diberikan oleh pelayan.

Ismaya Group yang kini sudah membuka beberapa restorannya juga menggunakan teknologi ini. Saat berkunjung ke semua restoran dalam naungan Ismaya, para tamu diwajibkan untuk mengisi formulir parnyataan sehat yang didapat dengan memindai QR code yang disediakan.

Cara ini sepertinya bisa menjadi cara yang cukup efektif untuk mencegah penularan virus Covid-19 di masa new normal. Jika Anda sesekali ingin menikmati makan siang atau makan malam di restoran, siapkan aplikasi QR Code di smartphone Anda.


Baca juga:
Garlic Cheese Bread ala Korea Yang Lagi Viral
Bebek Hitam Madura, Resep Yuda Bustara
 


Topic

#QRCode, #newnormal

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?