Health & Diet
Jangan Disepelekan, Kekurangan Cairan Tubuh Bisa Meningkatkan Kecemasan di Masa New Normal

26 Jun 2020


Foto: Pexels.com


Menjalani hidup dalam masa kenormalan baru ini menuntut seseorang untuk lebih waspada, terutama ketika beraktivitas di luar rumah. Kewaspadaan untuk menjaga diri dan keluarga agar tetap sehat dan bisa beraktivitas dengan baik. Menyesuaikan diri dalam menjalankan protokol kesehatan yang meluas di semua lini kehidupan ini, tentu tidak mudah.

Kewaspadaan yang meningkat seringkali berubah menjadi kecemasan berlebih yang merupakan salah satu bentuk gangguan fungsi kognitif. Padahal fungsi kognitif memegang peran penting dalam mengatur persepsi, cara berpikir, kemampuan mengingat, dan merasakan emosi.


Gangguan fungsi kognitif manusia dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti kondisi lingkungan, serta faktor internal seperti kondisi dalam tubuh. Faktanya, kondisi tubuh yang tidak normal, seperti dehidrasi, dapat memperparah tingkat kecemasan seseorang sehingga berdampak negatif pada kualitas hidup mereka. Studi menunjukkan bahwa dehidrasi dapat mengganggu fungsi kognitif dan memengaruhi suasana hati (mood) seseorang.

“75% otak manusia terdiri dari air, apabila tubuh kehilangan sedikitnya 2% saja dari jumlah total air dalam tubuh, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh kita, termasuk otak. Akibat dari fungsi kognitif dan mood yang terganggu, seseorang akan merasa konsentrasinya menurun, mudah mengantuk dan lelah, serta lebih mudah cemas dan tegang,” ujar Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, Sp.GK, Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG), dalam webinar "Hidrasi Sehat dan Mindfulness untuk Kurangi Kecemasan Hadapi Normal Baru" bersama Danone-AQUA.

Sayangnya, data menunjukkan bahwa 1 dari 4 orang dewasa, serta 1 dari 5 anak dan remaja di Indonesia nyatanya masih belum secukupnya memenuhi kebutuhan hidrasi mereka. “Faktanya, 28% orang dewasa dan 21-22% anak serta remaja di Indonesia masih belum memenuhi kebutuhan hidrasi mereka,” ungkap dr. Diana. 

Oleh karena itu, dr. Diana menekankan pentingnya memerhatikan frekuensi minum air demi menjaga kelancaran fungsi otak dan memelihara kesehatan tubuh. Meski kebutuhan hidrasi setiap orang bervariasi tergantung pada banyak faktor, namun orang dewasa sehat dan aktif pada umumnya membutuhkan sekitar 2 liter air setiap harinya. Secara sederhana kita dapat memenuhinya dengan 4 botol air mineral ukuran 600 ml. 

“Untuk memastikan aliran nutrisi dan hidrasi yang cukup guna menjaga fungsi fisiologis tubuh, sebaiknya kita mengawali dan mengakhiri hari dengan minum air. Minumlah air secara berkala dan sebelum gejala dehidrasi muncul, seperti rasa haus,” saran dr. Diana. 

Tentunya, kebutuhan akan air ini harus memastikan kualitas air minum dan kandungan mineral alaminya. Selain itu, pastikan juga untuk mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi, cukup berolahraga, dan menjaga jiwa dan raga tetap sehat agar dapat beradaptasi dengan kenormalan baru tanpa mudah merasa cemas. (f)



Baca Juga: 

Wanita Lebih Rentan Cemas Daripada Pria, Mengapa?
Kekurangan Cairan Bisa Jadi Penyebab Henti Jantung Seperti Diderita Didi Kempot
Redakan Cemas Dengan Latihan Pernapasan Sederhana


 

Faunda Liswijayanti


Topic

#health, #dehidrasi, #newnormal

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?