Health & Diet
Jangan Takut Periksa Kesehatan di Masa Kenormalan Baru, Ini Kiat Aman Berkunjung ke Rumah Sakit

11 Aug 2020


Foto: Pexels
 
Angka pasien terkonfirmasi positif COVID-19 terus meningkat. Hingga 10 Agustus 2020, tercatat ada 127.083 kasus positif COVID-19 di Indonesia. Berbagai upaya preventif terus dilakukan, termasuk pemberlakuan protokol kesehatan di tempat umum. Namun keadaan ini tak lantas hilangkan kekhawatiran akan penularan penyakit yang dipicu virus SARS-CoV2 tersebut.
 
Banyak masyarakat yang masih segan mengunjungi tempat-tempat umum seperti pusat perbelanjaan, pasar, kantor, tempat pelayanan umum publik, hingga rumah sakit. Padahal, beberapa pemeriksaan rutin dan konsultasi dokter, harus tetap dijalani.
 
Ada beberapa kelompok tertentu yang sebaiknya tidak menunda pemeriksaan kesehatan di masa kenormalan baru. “Mereka yang memiliki gangguan kesehatan metabolik seperti diabetes, kolesterol, hipertensi. Begitu juga mereka yang memiliki masalah jantung dan kardiovaskular; ibu hamil, dan anak-anak yang membutuhkan vaksinasi,” ungkap dr. Felix Samuel, M.Kes, dokter umum RS Pondok Indah – Pondok Indah.
 
Dengan sesi konsultasi tatap muka, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan kondisi pasien secara menyeluruh. Selain itu, pasien dengan gangguan metabolik juga disarankan melakukan pemeriksaan darah rutin di laboratorium untuk memantau kesehatannya secara berkala. Karena itu, kontrol dan konsultasi dengan dokter sebaiknya tidak ditunda meskipun di masa kenormalan baru.
 
Dokter Felix mengingatkan ibu hamil agar tak melewatkan pemeriksaan kehamilan rutin. “Antenatal care yang tetap dilakukan akan menghindarkan Anda dan janin dari kemungkinan komplikasi yang dapat membahayakan. Upayakan untuk mendiskusikan hal ini dengan dokter spesialis kandungan Anda agar Anda tidak melewatkan jadwal pemeriksaan yang wajib,” ujarnya.
 
Di samping itu, imunisasi anak juga disarankan tetap terlaksana sesuai jadwal. Hal ini penting dilakukan untuk melindungi si kecil dari penyakit infeksi lain selain COVID-19, seperti hepatitis, polio, tuberkulosis, campak, difteri, meningitis, rubella, cacar, dan sebagainya.
 
“Cek jadwal imunisasi anak yang dianjurkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan jangan lewatkan perjanjian dengan dokter spesialis anak Anda pada jadwal tersebut,” saran dr. Felix.
 
Jika Anda dan keluarga termasuk orang yang tak bisa menunda pergi ke rumah sakit, jangan khawatir. Ini adalah kiat aman mengunjungi rumah sakit dari dr. Felix.
 
1/ Pilih rumah sakit dengan protokol kesehatan yang ketat atau yang memisahkan area pasien dengan gejala COVID-19 dengan pasien dan pengunjung lainnya.

2/ Kenakan masker dan lengkapi dengan face shield. Ganti masker apabila sudah basah.
 
3/ Pastikan Anda selalu berada dengan jarak minimal 1-2 meter dengan orang lain.
 
4/ Rajinlah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer berbahan dasar alkohol selama minimal 20 detik. Upayakan juga untuk menghindari menyentuh benda-benda di area fasilitas umum.
 
5/ Datanglah mendekati waktu konsultasi dokter sehingga Anda tak perlu menunggu terlalu lama di rumah sakit.
 
6/ Segera mandi hingga bersih dan mengganti pakaian setelah Anda tiba kembali di rumah.
 
Dengan tetap waspada dan disiplin protokol kesehatan, Anda tak perlu cemas untuk berobat ke rumah sakit.(f)
 
 
BACA JUGA:
 
Kebiasaan Baik untuk Kesehatan Jantung di Masa New Normal
Benarkah Hiking Ke Gunung dan Hutan, Salah Satu Olahraga Ideal Saat Pandemi?
Jadi Transportasi Favorit di Masa New Normal, Perhatikan Hal Ini Saat Anda Menggowes Sepeda
 

 


Topic

#corona, #newnormal, #rumahsakit, #COVID-19, #kesehatan, #kenormalanbaru

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?