Trending Topic
14 Langkah Cegah Penularan COVID-19 di Kantor

6 Aug 2020


Foto: Pexels
 
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, setidaknya terdapat 701 klaster penyebaran COVID-19 di Indonesia. Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 menyebutkan dari klaster-klaster itu ada delapan klaster yang menjadi perhatian pemerintah, yaitu pasar atau tempat pelelangan ikan, pesantren, transmisi lokal, fasilitas kesehatan, acara seminar, mal, tempat ibadah, dan perkantoran.

Saat kantor-kantor mulai beroperasi lagi, penyebaran COVID-19 di klaster perkantoran jadi klaster yang perlu perhatian lebih. Karena faktanya cukup mengkhawatirkan. Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat setidaknya terdapat 440 karyawan di 68 perkantoran di DKI Jakarta, baik swasta maupun pemerintahan, yang dinyatakan positif COVID-19. Jumlah itu meningkat drastis bila dibandingkan dengan data di awal Juni 2020. Pada saat itu, terdapat 43 kasus positif Covid-19 di lingkungan perkantoran.
 
Menyikapi situasi tersebut, Anda perlu menerapkan protokol kesehatan dengan serius. Peningkatan kasus pada klaster perkantoran perlu diwaspadai karena berpotensi memberikan dampak secara luas, termasuk pada lingkungan keluarga di rumah.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 atau Satgas Nasional pun merekomendasikan beberapa langkah untuk mencegah maupun memutus rantai penularan COVID-19 di ruang publik, terutama di kantor.
 
1/ Jika bisa melakukan bekerja di rumah atau work from home (WFH), lakukan WFH.

2/ Jika harus bekerja di kantor, pastikan kapasitas ruang kerja maksimal terisi 50 persen (atur waktu giliran masuk kantor)

3/ Lakukan giliran kedatangan di kantor dengan jeda waktu satu setengah hingga dua jam.

4/ Lakukan makan siang dengan memperhatikan kapasitas kantin yang tersedia.

5/ Pastikan sirkulasi udara di ruang kerja berjalan lancar.

6/ Pastikan kantor menerapkan protokol kesehatan dan menyediakan fasilitas penunjang implementasi protokol kesehatan.

7/ Berikan tugas kepada unit K3 - kesehatan keselamatan kerja sebagai tim pengawas.

8/ Setiap lantai ada tim pengawas apabila memungkinkan.

9/ Pelayanan kesehatan standar dan pemeriksaan secara berkala.

10/ Jika ada kasus positif terkonfirmasi COVID-19, wajib melakukan contact tracing sebaik mungkin.

11/ Tingkatkan kewaspadaan saat naik kendaraan umum menuju dan pulang kantor.

12/ Sesampai di rumah, segera mandi dan berganti pakaian.

13/ Pemerintah daerah harus melakukan pemantauan dan evaluasi di setiap sektor.

14/ Kantor harus transparan dalam penyampaian kondisi lingkungan kerja kantor.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengungkap salah satu faktor munculnya klaster perkantoran adalah ketidakdisiplinan para karyawan menjaga protokol kesehatan saat jam istirahat dan pulang kerja.

"Untuk klaster perkantoran, saat kami tracing di lapangan ada hal yang menarik. Banyak kantor yang sudah bagus melakukan protokol kesehatan tetapi pada saat jam istirahat, saat pulang, pada saat makan siang bersama-sama, mereka membuka masker dalam keadaan bersama sehingga terjadi penularan," ujar Widyastuti, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, seperti dikutip dari Tempo.co.
 
Kesadaran bersama perlu diterapkan, baik oleh pihak manajemen perusahaan maupun karyawan. Tidak hanya perusahaan yang menerapkan protokol kesehatan, akan tetapi para pegawai juga tak boleh lengah terhadap potensi penularan COVID-19.(f)
 
 
BACA JUGA:

Jangan Anggap Sepele! Kasus Konfirmasi Positif COVID-19 Sudah Tembus Angka 102.000
Ini Peran Peneliti Wanita dalam Menemukan Vaksin COVID-19
Virus Corona Dapat Menyebar Melalui Udara, Ini 5 Cara Kurangi Risiko Transmisi COVID-19 dalam Ruangan Ber-AC

 


Topic

#newnormal, #corona, #covid-19, #satgasnasionalcovid-19, #klasterperkantoran

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?