Trending Topic
Benarkah Risiko Anak-Anak Jadi Penyebar Virus COVID-19 Lebih Tinggi Dari Orang Dewasa?

23 Aug 2020


Dok. Rawpixel



Selama ini banyak dari kita yang menganggap bahwa anak-anak lebih kecil kemungkinannya sakit parah karena COVID-19 dibandingkan orang dewasa. Tapi bukti terbaru justru menunjukkan hal yang berbeda dari apa yang selama ini kita bayangkan. 

Sebuah penelitian yang diterbitkan minggu ini di Journal of Pediatrics menemukan bahw dari 200 anak yang datang ke klinik atau rumah sakit yang berasosiasi dengan Massachusetts General memiliki dugaan terpapar COVID-19 dan hampir 50 persen di antaranya telah dinyatakan positif. 

Dalam temuannya, sebagian besar anak-anak ini tidak menunjukkan gejala sakit yang terlalu parah. Kebanyakan hanya menunjukkan gejala demam atau bahkan tidak menampakkan gejala sama sekali.

Kendati demikian, banyak dari anak-anak ini memiliki viral load (jumlah virus dalam darah) yang tinggi di saluran napas bagian atas. Secara umum, semakin tinggi viral load seseorang, semakin banyak pula partikel penyakit yang mereka keluarkan saat batuk, berbicara atau bahkan bernapas.

“Kami terkejut dengan tingginya level virus yang kami temukan pada anak-anak ini, terutama pada dua hari pertama setelah terinfeksi,” kata Dr.Lael Yonker, direktur MGH Cystic Fibrosis Center dan penulis utama studi.

Namun, menurut pakar lainnya, hal ini perlu dilakukan penelitian lebih jauh. Pasalnya, menurut Dr. Priya Soni, spesialis penyakit menular anak di Los Angeles 'Cedars-Sinai Medical Center, kendati viral load tinggi bukan berarti akan menyebar. 

"Jika dilihat dari sudut pandang ilmiah, memiliki RNA virus yang terdeteksi lebih tinggi di hidung, mungkin berarti virus tersebut tetap ada di anak-anak. Tidak pasti menyebar ke paru-paru seperti yang mungkin terjadi pada remaja yang lebih tua atau orang dewasa," ujarnya menambahkan. 

Terlepas dari apakah anak memiliki risiko penyebaran COVID-19 lebih tinggi dibandingkan orang dewasa atau tidak, penting bagi kita semua untuk tetap menjaga anak-anak dari kemungkinan-kemungkinan ancaman yang ada dengan melakukan berbagai langkah preventif. Mulai dari selalu mengenakan masker saat di luar rumah dan tidak berkumpul kecuali dengan anggota keluarga yang tinggal dalam satu rumah. (f)



BACA JUGA :
Deretan Vaksin COVID-19 Yang Berpotensi Digunakan di Indonesia
Ini Alasan Susah Banget Meminta Orang Pakai Masker dan Jaga Jarak
Hati-Hati, 62 Persen Anak Mengalami Kekerasan Verbal oleh Orang Tuanya Selama Pandemi COVID-19


 


Topic

#anakanak, #corona, #newnormal

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?