Trending Topic
Bersepeda Aman di Masa Pandemi COVID-19

16 Jul 2020


Foto: Pexels


 
Bersepeda kini kian digemari masyarakat, terutama di masa adaptasi kebiasaan baru. Tak hanya sebagai sarana olahraga, banyak orang mulai mengendarai sepeda sebagai sarana transportasi menuju kantor atau tujuan lainnya.

Akan tetapi, bersepeda di masa pandemi COVID-19 perlu disertai kewaspadaan dan protokol kesehatan. Andhika Raspati, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, memberi kiat bersepeda aman dan nyaman.

"Di era adaptasi kebiasaan baru tetap harus berlakukan jaga jarak, pakai masker dimana saja untuk menghindari droplet namun perlu diatur intensitas kecepatan gowesnya untuk mengatur nafas agar tidak sesak nafas saat menggunakan masker, sementara penggunaan face shield saja tidak dianjurkan dikarenakan masih ada celah untuk droplet," ujarnya.

Di samping itu, pesepeda harus terlebih dahulu memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan diri.

"Keamanan perlu diperhatikan. Menggunakan helm, menggunakan pencahayaan lampu atau pakaian yang bersinar untuk menandakan pengguna jalan lain. Selain itu memastikan kondisi kesehatan dirinya, dengan konsultasi ke dokter seberapa bugar Anda. Jika baru bersepeda jangan ikuti teman yang sudah terbiasa jarak jauh. Harus bertahap dan dibiasakan," ucap Andhika.

Andhika yang juga menjabat Kepala Bidang Medis di Federasi Balap Sepeda Indonesia PB ISSI berpesan agar masyarakat bersepeda sesuai kebutuhan. Usahakan tidak bersepeda dengan berkerumun. Jika tak bisa dihindari, tetaplah patuhi protokol kesehatan.

Poetoet Soedarjanto, Ketua Bike2Work Indonesia menjelaskan para pemula harus memulai bersepeda secara bertahap.

"Cara yang terbaik bersepeda di masa  pandemi ini adalah bagaimana intensitas gowesan selama di perjalanan. Bagi pemula yang pertama perlu bertahap mulai dari satu minggu sekali, kemudian seminggu tiga sampai empat kali, baru ketika sudah terbiasa dapat setiap hari menggunakan sepeda ke kantor," jelas Poetoet.

Di samping itu, bersepeda di jalan raya harus saling menghargai para pengguna jalan.

"Niatkan untuk tidak celaka dan mencelakai orang lain dengan mematuhi peraturan lalu lintas, selalu menghargai pengguna jalan lainnya dan jangan sampai tertular dan menularkan orang lain dengan tetap mentaati protokol kesehatan. Lalu dianjurkan untuk bersepeda sendiri atau solo riding, jika berkelompok maksimal lima orang," ujarnya.

Perlu diketahui, bersepeda sangat bermanfaat bagi kesehatan. Orang yang rajin bersepeda akan memiliki kebugaran tubuh yang baik terutama bagi jantung dan paru-paru. Selain itu bersepeda juga dapat mencegah berbagai penyakit, obesitas, dan menjaga imunitas.(f)
 



BACA JUGA:
Milenial, Generasi Paling Tidak Optimis Pada Kondisi Ekonomi Dalam Krisis COVID-19
Bisnis Berdampak Sosial Lebih Disukai, Ini Manfaatnya Bagi Bisnis Anda
Mendikbud, Nadiem Makarim, Wacanakan Pembelajaran Jarak Jauh Permanen Usai COVID-19. Setujukah Anda?



 


Topic

#newnormal, #corona, #sepeda

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?