Trending Topic
Terapkan Skenario New Normal Mulai 1 Juni, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Lakukan Protokol COVID-19

26 May 2020


Foto: Shutterstock



Pandemi Covid-19 yang mulai merebak di Indonesia sejak April 2020 telah memaksa orang untuk melakukan banyak perubahan dalam kehidupan. 

Untuk mencegah penyebaran lebih luas virus Corona, pemerintah memberlakukan kebijakan physical distancing hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kebijakan ini membuat orang-orang berdiam diri di rumah, mengganti sekolah dengan e-learning, perusahaan menerapkan work from home bagi karyawannya, hingga penutupan mal dan pusat keramaian lainnya. Transportasi publik juga tidak beroperasi secara normal.

Tak dipungkiri, kebijakan ini membuat ekonomi melambat. Belakangan, tak terhindarkan banyak pelaku usaha yang harus menghentikan total operasional mereka. Angka pemutusan hubungan kerja (PHK) juga meningkat.  

Untuk memulihkan roda ekonomi agar kembali berjalan normal, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sudah menyusun tahapan atau fase pembukaan kegiatan bisnis dan industri pasca-penyebaran pandemi Covid-19. Dikutip dari Kontan, Selasa (26/5/2020), berikut timeline fase new normal untuk pemulihan ekonomi dalam 5 tahapan: 

Fase 1 (1 Juni) : Industri dan jasa dapat beroperasi dengan protokol kesehatan Covid-19. Mall belum boleh beroperasi, kecuali toko penjual masker & fasilitas kesehatan. 

Fase 2 (8 Juni) : Toko, pasar dan mal diperbolehkan pembukaan toko namun dengan protokol kesehatan.

Fase 3 (15 Juni) : Mall tetap seperti fase 2, namun ada evaluasi pembukaan salon, spa, dan lainnya. Sekolah dibuka namun dengan sistem shift dan tetap dengan protokol kesehatan Covid-19.

Fase 4 (6 Juli) : Pembukaan kegiatan ekonomi dengan tambahan evaluasi untuk pembukaan secara bertahap restoran, cafe, bar, dan lainnya dengan protokol kebersihan yang ketat. Kegiatan ibadah diperbolehkan dengan jumlah jamaah dibatasi. 

Fase 5 (20-27 Juli) : Evaluasi untuk 4 fase dan pembukaan tempat-tempat atau kegiatan ekonomi dan kegiatan sosial berskala besar. Akhir Juli/awal Agustus 2020 diharapkan seluruh kegiatan ekonomi sudah dibuka. 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam keterangan resminya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (25/5) mengatakan bahwa perpanjangan PSBB Provinsi DKI Jakarta hingga 4 Juni 2020 mendatang, menjadi fase penentu masa transisi menuju kenormalan baru atau New Normal. 

"Perpanjangan ini adalah masa menentukan. Mengapa?  Karena bila, di hari-hari ini, penularan di Jakarta menurun, angka kasus baru menurun, maka sesudah tanggal 4, kita bisa melakukan transisi menuju normal baru,” jelas Anies.

Anies menambahkan bahwa sebelum dan sesudah PSBB, angka pengendalian kasus COVID-19 menunjukkan kemajuan yang signifikan. “Ini adalah kerja dari masyarakat Jakarta dan Bodetabek,” kata Anies. 

Menurut Anies, hal yang sudah mulai tampak berdasarkan data tersebut masih perlu diwaspadai. Tertutama saat ini DKI Jakarta tengah berhadapan dengan situasi musim mudik dan arus balik Idul Fitri, yang berpotensi menyebabkan terjadi lonjakan arus masyarakat memasuki wilayah Ibu Kota.

Walaupun lampu hijau sudah diberikan pemerintah untuk melaksanakan New Normal pada awal Juni ini, namun Doni Monardo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dalam kesempatan yang sama berharap agar masyarakat dapat memahami dan tetap patuh terhadap anjuran pemerintah.

"Kita harus bisa mematuhi aturan yang ada, untuk selalu taat kepada protokol kesehatan. COVID ini belum akan berakhir, dan kita pun belum mendapatkan kepastian kapan vaksin akan ditemukan,” jelasnya.

Selama wabah ini masih ada di sekitar, masyarakat harus bisa sesegera mungkin menyesuaikan dengan wabah pandemi ini. “Kita dituntut untuk bisa beradaptasi. Kita dituntut untuk selalu mengikuti protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, dan selalu membersihkan atau cuci tangan setiap ada kesempatan, agar kita bisa terhindar dari penularan COVID-19,” pungkas Doni. (f)


Baca Juga: 
Apakah Pemeriksaan Suhu Tubuh Efektif Menghentikan Penyebaran Virus Corona?
5 Fakta Tentang Herd Immunity
Peringatan WHO : COVID-19 Mungkin Tidak Akan Hilang

 

Faunda Liswijayanti


Topic

#corona, #newnormal, #covid19

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?